Info Lingkungan
•2 min read•114

Penguatan Tata Kelola APBN: Kemenkeu Puji BGN Kian Tertib dan Akuntabel Salurkan MBG

JAKARTA — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan apresiasi atas komitmen pembenahan sistemik yang secara konsisten diterapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara, menegaskan bahwa perbaikan tata kelola yang dilakukan BGN berhasil meningkatkan kerapian operasional serta transparansi penyaluran program di seluruh wilayah.

O

OP Admin

Published in Info Lingkungan

Loading...
Penguatan Tata Kelola APBN: Kemenkeu Puji BGN Kian Tertib dan Akuntabel Salurkan MBG

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Menkeu Suahasil Nazara dalam paparan pemantauan realisasi anggaran negara pada konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

Peningkatan Kualitas Tata Kelola dan Ketepatan Sasaran

Menkeu Suahasil menjelaskan bahwa langkah BGN dalam memperbarui sistem pengawasan dan verifikasi data membawa dampak nyata pada efektivitas program di tingkat tapak. BGN dinilai secara aktif menyempurnakan alur distribusi demi memastikan bantuan makanan bergizi menyasar kelompok penerima yang paling membutuhkan.

Penguatan transparansi dan kontrol internal ini krusial untuk memastikan bahwa alokasi dana APBN dapat dipertanggungjawabkan secara akuntabel sekaligus memberikan manfaat sosial-ekonomi yang optimal bagi masyarakat.

Realisasi APBN Capai Rp 153,2 Triliun Bagi 57 Juta Warga

Berdasarkan laporan penyerapan anggaran hingga 30 September 2026, akumulasi dana yang terealisasi untuk penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis telah menyentuh Rp 153,19 triliun. Penyaluran program ini didukung oleh ekosistem jaringan kerja lebih dari 27 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhasil menjangkau 57 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Terkait fleksibilitas dan kesiapan alokasi dana APBN dalam menopang kebutuhan program MBG di lapangan, Menkeu Suahasil Nazara menegaskan secara langsung:

"Anggarannya itu menyesuaikan berapa yang nanti diperlukan, kita akan sediakan. Saat ini telah direalisasikan Rp 153,19 triliun sampai dengan 30 September," ujar Suahasil.

Sinergi Anggaran Fungsi Pendidikan dan Proyeksi Mendatang

Dalam kesempatan tersebut, Kemenkeu turut menyampaikan bahwa total realisasi anggaran fungsi pendidikan telah menyerap dana sebesar Rp 574,2 triliun, yang sebagian di antaranya terintegrasi untuk menunjang kecukupan gizi peserta didik melalui program MBG.

Guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan jangkauan program sekolah gratis, pemerintah memproyeksikan alokasi anggaran pendidikan pada APBN 2027 dapat meningkat hingga Rp 824 triliun.

Poin Kunci Capaian Program MBG dan Kinerja BGN

  • Tata Kelola Makin Tertib: BGN dinilai sukses meningkatkan transparansi, kerapian administrasi, dan efisiensi penyaluran MBG.

  • Realisasi Anggaran: Penyerapan dana APBN untuk MBG mencapai Rp 153,19 triliun per 30 September 2026.

  • Jangkauan Layanan: Menjangkau 57 juta penerima manfaat melalui ekosistem 27 ribu SPPG di seluruh tanah air.

  • Komitmen APBN Adaptif: Kemenkeu memastikan kesiapan alokasi dana APBN sesuai kebutuhan pelaksanaan di lapangan.

Login to react

Comments (0)

Please log in to leave a comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!

Related Articles